Skip to content
  • Home
  • Produk
    • Switches
    • Access Point
    • Security Appliances
    • Network Adapters
    • Network Management
  • Blog
  • Hubungi Kami

Category: blog

April 10, 2026April 10, 2026

Bukan Sekadar Teknologi: Ini Kenapa Partner Strategy Jadi Penentu Kesuksesan IT

Selama ini banyak orang melihat industri IT hanya dari sisi teknologi. Siapa yang punya produk paling canggih, siapa yang paling cepat berinovasi, dan siapa yang paling unggul dari sisi fitur. Padahal, ada satu faktor lain yang sering tidak terlihat, tetapi justru sangat menentukan, yaitu partner ecosystem. Di dunia IT, produk saja tidak cukup. Yang menentukan keberhasilan adalah bagaimana solusi tersebut bisa sampai ke pelanggan dengan tepat, cepat, dan sesuai kebutuhan. Di sinilah peran channel dan partner menjadi sangat penting. Hal ini juga terlihat dari pengakuan yang diberikan kepada Chris Elliott dari Allied Telesis, yang masuk dalam daftar 2026 CRN Channel Chiefs. Penghargaan ini diberikan kepada para pemimpin yang berperan besar dalam membangun strategi channel dan memperkuat ekosistem partner di industri IT. Pengakuan ini bukan sekadar formalitas. Ini menunjukkan bahwa strategi partner sekarang menjadi salah satu faktor kunci dalam memenangkan pasar. Karena pada akhirnya, pelanggan tidak hanya membeli produk, tetapi membeli solusi yang benar-benar bisa berjalan di lingkungan mereka. Chris Elliott sendiri memiliki pengalaman lebih dari 25 tahun di dunia channel, dan bertanggung jawab atas strategi partner secara global, mulai dari Asia Pacific, Amerika, hingga Eropa. Ini menunjukkan bahwa pendekatan terhadap partner bukan lagi lokal, tetapi sudah menjadi strategi global yang terintegrasi. Salah satu langkah penting yang dilakukan adalah peluncuran Allied Telesis Partner Network. Program ini dirancang dengan struktur yang lebih jelas, benefit yang terukur, serta proses onboarding yang lebih cepat. Tujuannya sederhana, yaitu membuat partner lebih mudah untuk berkembang dan memberikan value ke customer. Di sinilah perubahan mulai terlihat. Dulu, hubungan vendor dan partner sering hanya sebatas distribusi produk. Partner menjual, vendor menyediakan barang. Selesai. Sekarang, model seperti itu sudah tidak cukup. Partner dituntut untuk: Memberikan solusi end-to-end Memahami kebutuhan bisnis customer Mendukung implementasi dan operasional Bahkan ikut dalam proses konsultasi Artinya, peran partner sudah naik level. Dan vendor yang tidak memiliki strategi partner yang kuat akan kesulitan untuk scale. Selain itu, kompleksitas teknologi saat ini juga semakin tinggi. Infrastruktur sudah mencakup cloud, AI, security, hingga hybrid environment. Tidak mungkin semua bisa ditangani sendiri oleh satu vendor atau satu tim internal. Di sinilah partner ecosystem menjadi kunci. Vendor membutuhkan partner untuk menjangkau pasar, sementara partner membutuhkan vendor untuk menyediakan solusi yang relevan. Hubungan ini bukan lagi transactional, tetapi kolaboratif. Pendekatan seperti yang dilakukan Allied Telesis menunjukkan arah yang jelas. Mereka tidak hanya fokus pada produk, tetapi juga pada bagaimana partner bisa sukses. Karena ketika partner berkembang, otomatis customer juga mendapatkan value yang lebih baik. Hal ini juga tercermin dari penilaian dalam CRN Channel Chiefs, yang menyoroti pemimpin yang mampu mendorong kolaborasi, inovasi, dan keberhasilan bersama antara vendor dan partner. Dari sisi bisnis, strategi ini memberikan dampak yang sangat besar. Dengan partner ecosystem yang kuat: Jangkauan pasar menjadi lebih luas Implementasi lebih cepat Customer experience lebih baik Dan peluang bisnis meningkat Ini bukan hanya soal distribusi, tapi soal bagaimana menciptakan ekosistem yang saling mendukung. Namun, masih banyak organisasi yang belum melihat ini sebagai prioritas. Mereka masih fokus ke produk dan harga, tanpa membangun hubungan jangka panjang dengan partner. Padahal, di era sekarang, yang menang bukan hanya yang punya teknologi terbaik, tetapi yang punya ekosistem terbaik. Kesimpulannya, pengakuan terhadap Chris Elliott ini memberikan pesan yang jelas bahwa strategi partner bukan lagi pelengkap, tetapi sudah menjadi core dari bisnis IT. Ke depan, kompetisi tidak hanya terjadi antar produk, tetapi antar ekosistem. Dan pada akhirnya, yang akan unggul bukan yang paling besar, tetapi yang paling kuat dalam membangun kolaborasi. Infrastruktur IT yang kuat adalah kunci produktivitas perusahaan. Dengan Allied Telesis Indonesia, merupakan bagian dari PT. iLogo Infralogy Indonesia, yang merupakan mitra terpercaya dalam solusi Infrastruktur IT dan Cybersecurity terbaik di Indonesia. Hubungi kami sekarang atau kunjungi alliedtelesis.ilogoindonesia.id untuk informasi lebih lanjut!

Read More
April 10, 2026April 10, 2026

Wi-Fi 7 Sudah Datang: Ini Kenapa Infrastruktur Wireless Harus Siap Sekarang

Selama ini, banyak organisasi melihat Wi-Fi hanya sebagai pendukung operasional. Selama internet jalan, dianggap cukup. Namun, dengan semakin berkembangnya kebutuhan bisnis digital, cara pandang ini sudah tidak relevan lagi. Wireless sekarang bukan hanya soal koneksi, tetapi sudah menjadi fondasi utama untuk menjalankan berbagai aplikasi kritikal. Mulai dari cloud, IoT, hingga real-time analytics, semuanya bergantung pada kualitas jaringan. Dan di sinilah peran Wi-Fi 7 mulai menjadi penting. Hal ini terlihat dari inovasi terbaru yang diperkenalkan oleh Allied Telesis melalui access point Wi-Fi 7 terbaru mereka, TQ7613-R. Solusi ini dirancang untuk menjawab tantangan jaringan modern yang semakin kompleks, mulai dari congestion, kebutuhan latency rendah, hingga meningkatnya jumlah perangkat yang terhubung. Salah satu keunggulan utama dari teknologi ini adalah kemampuan Multi-Link Operation (MLO), yang memungkinkan perangkat berkomunikasi melalui beberapa channel secara bersamaan. Dengan pendekatan ini, koneksi menjadi lebih cepat, lebih stabil, dan lebih efisien dibanding generasi sebelumnya. Selain itu, access point ini juga mendukung tiga band sekaligus, yaitu 2.4GHz, 5GHz, dan 6GHz, dengan kapasitas throughput hingga 19 Gbps. Ini merupakan lompatan besar jika dibandingkan dengan teknologi Wi-Fi sebelumnya, terutama dalam menangani kebutuhan bandwidth tinggi di lingkungan enterprise. Namun, yang perlu dipahami adalah bahwa peningkatan ini bukan hanya soal kecepatan. Yang lebih penting adalah kemampuan untuk menjaga performa tetap stabil di lingkungan dengan kepadatan tinggi. Di banyak organisasi, masalah utama bukan lagi koneksi lambat, tetapi koneksi yang tidak konsisten ketika banyak perangkat terhubung secara bersamaan. Wi-Fi 7 hadir untuk menjawab hal ini dengan efisiensi spektrum yang lebih baik, latency yang lebih rendah, dan kemampuan untuk menangani lebih banyak client secara bersamaan. Teknologi ini dirancang untuk memastikan bahwa performa tetap optimal, bahkan dalam kondisi jaringan yang padat dan kompleks. Selain performa, aspek keamanan juga menjadi perhatian. Dengan dukungan standar WPA3, access point ini memberikan perlindungan yang lebih kuat terhadap ancaman keamanan modern. Hal ini penting karena semakin banyak perangkat yang terhubung, semakin besar pula potensi risiko yang muncul. Jika dilihat dari sisi use case, teknologi ini membuka banyak peluang baru. Wi-Fi 7 memungkinkan implementasi aplikasi seperti augmented reality (AR), virtual reality (VR), hingga analitik real-time berjalan dengan lebih optimal. Tidak hanya itu, deployment IoT dalam skala besar juga menjadi lebih feasible dengan jaringan yang lebih stabil dan responsif. Bagi industri seperti manufaktur, retail, dan healthcare, ini menjadi game changer. Proses operasional bisa menjadi lebih cepat, lebih akurat, dan lebih terintegrasi. Wireless tidak lagi menjadi bottleneck, tetapi justru menjadi enabler utama untuk transformasi digital. Namun, ada satu hal yang perlu menjadi perhatian. Banyak organisasi masih melihat upgrade jaringan sebagai langkah reaktif, dilakukan hanya ketika sistem sudah tidak mampu lagi menahan beban. Pendekatan seperti ini berisiko membuat bisnis tertinggal, terutama ketika kebutuhan terus berkembang dengan cepat. Wi-Fi 7 menunjukkan arah masa depan yang jelas. Kebutuhan bandwidth akan terus meningkat, jumlah perangkat akan terus bertambah, dan aplikasi akan semakin real-time. Jika infrastrukturnya tidak dipersiapkan sejak sekarang, maka akan sulit untuk mengejar kebutuhan tersebut di kemudian hari. Kesimpulannya, Wi-Fi bukan lagi sekadar fasilitas tambahan. Wireless sudah menjadi bagian penting dari strategi bisnis. Dengan hadirnya Wi-Fi 7, organisasi memiliki kesempatan untuk membangun fondasi jaringan yang lebih kuat, lebih cepat, dan lebih siap menghadapi masa depan. Pada akhirnya, yang menjadi pembeda bukan hanya teknologi yang digunakan, tetapi kesiapan dalam mengadopsinya. Karena di era digital saat ini, konektivitas bukan lagi sekadar kebutuhan, tetapi menjadi keunggulan kompetitif. Infrastruktur IT yang kuat adalah kunci produktivitas perusahaan. Dengan Allied Telesis Indonesia, merupakan bagian dari PT. iLogo Infralogy Indonesia, yang merupakan mitra terpercaya dalam solusi Infrastruktur IT dan Cybersecurity terbaik di Indonesia. Hubungi kami sekarang atau kunjungi alliedtelesis.ilogoindonesia.id untuk informasi lebih lanjut!

Read More
February 25, 2026February 25, 2026

OneConnect: Solusi Terpadu Cloud yang Mengubah Cara Perusahaan Mengelola Jaringan

Dalam era cloud computing dan digitalisasi operasional, perusahaan tidak lagi cukup hanya punya perangkat jaringan berkualitas. Mereka juga memerlukan cara yang lebih mudah, cepat, dan cerdas untuk mengelola jaringan — dari perangkat kabel (wired) sampai Wi-Fi dan koneksi WAN yang tersebar di banyak lokasi. Menjawab kebutuhan itu, Allied Telesis meluncurkan OneConnect — sebuah platform manajemen jaringan berbasis cloud yang dirancang untuk menyatukan semua aspek pengelolaan infrastruktur TI dalam satu dashboard terpadu, dengan visibilitas real-time, otomatisasi cerdas, serta dukungan AI yang membantu tim TI bekerja lebih efisien. Mengapa OneConnect Penting untuk Perusahaan Modern Seiring jaringan perusahaan menjadi semakin kompleks — dengan perangkat endpoint yang beragam, trafik data tinggi, dan perangkat IoT yang terus bertambah — mengelola infrastruktur jaringan secara manual menjadi semakin tidak efektif. OneConnect hadir untuk menjawab tantangan tersebut dengan cara yang sangat berbeda: 1. Manajemen Terpadu dalam Satu Platform OneConnect menyatukan pengawasan terhadap jaringan wired, wireless, dan WAN di satu antarmuka yang mudah dipahami. Artinya, tim TI tidak perlu lagi berpindah-pindah alat hanya untuk melihat kesehatan jaringan, performa perangkat, atau lalu lintas data di berbagai wilayah dan lokasi. Semua bisa diakses melalui satu panel visual terpadu. Dengan visibilitas real-time ini, organisasi bisa mengetahui kondisi jaringan secara segera, cepat mengambil keputusan saat terjadi masalah, serta memperbaiki gangguan sebelum berdampak pada operasi bisnis. 4 Pilar Utama OneConnect yang Membantu Operasional OneConnect dibangun di atas empat pilar teknologi yang dirancang untuk membuat pengelolaan jaringan menjadi lebih otomatis, aman, dan efisien: 1. Visibilitas Lengkap Platform ini memberikan pandangan menyeluruh terhadap kesehatan, performa, dan penggunaan jaringan — baik perangkat maupun trafik — secara real-time, sehingga tim TI bisa segera mendeteksi permasalahan dan menyelesaikannya lebih cepat. 2. Orkestrasi yang Otomatis Fitur otomatisasi termasuk zero-touch provisioning dan konfigurasi otomatis membantu mempercepat pemasangan perangkat baru tanpa perlu konfigurasi manual yang memakan waktu. Ini sangat berguna bagi organisasi dengan banyak lokasi atau tim yang tersebar. 3. AI-Driven Assurance OneConnect dilengkapi dengan AI network assistant — asisten berbasis AI yang bertindak seperti “ahli virtual” untuk membantu pengguna dalam konfigurasi, pemecahan masalah (troubleshooting), dan pemantauan performa jaringan 24/7. Fitur ini secara bertahap akan berkembang menjadi agen otomatis penuh yang dapat memprediksi masalah dan mengoptimalkan jaringan tanpa intervensi manual. 4. Integrasi Ekosistem & Open APIs Platform ini mendukung integrasi dengan aplikasi pihak ketiga dan sistem lain melalui open APIs, RADIUS, dan SNMP. Ini berarti organisasi bisa memperluas fungsi manajemen jaringan dengan alat komplementer seperti monitoring tools, IoT endpoint, atau analytics solutions untuk kebutuhan khusus industri. Keuntungan Nyata untuk Pengguna dan Mitra OneConnect tidak hanya menawarkan fitur teknis — tetapi juga membawa dampak konkret bagi bisnis dan managed service providers (MSP) yang membantu kliennya mengelola jaringan. Untuk organisasi pengguna akhir, keuntungan utamanya termasuk: Pengelolaan yang lebih sederhana dengan dashboard cloud terpadu. Penurunan waktu pemasangan dan konfigurasi perangkat baru. Otomatisasi tugas rutin yang mengurangi beban kerja tim TI. Perbaikan efisiensi operasional dan potensi pengurangan Total Cost of Ownership (TCO). Sedangkan bagi mitra dan MSP, OneConnect membuka peluang baru seperti: Arsitektur multi-tenant yang mempermudah manajemen banyak pelanggan dari satu antarmuka. Proses onboarding klien yang lebih cepat dan skalabel. Kesempatan untuk mengembangkan lini layanan baru berbasis solusi jaringan terkelola yang otomatis. Lisensi yang Sederhana dan Fleksibel OneConnect menggunakan model lisensi berbasis langganan (subscription) yang dirancang untuk transparansi dan kemudahan perencanaan anggaran. Dengan model ini, organisasi bisa mengelola berbagai tipe perangkat di bawah satu kontrak yang fleksibel — termasuk opsi co-term yang menyederhanakan jadwal pembaruan kontrak. Pendekatan ini tidak hanya mempersingkat proses pengadaan, tetapi juga membuat biaya menjadi lebih dapat diprediksi seiring pertumbuhan jaringan perusahaan. Keamanan, Skalabilitas, dan Masa Depan Manajemen Jaringan OneConnect dibangun di atas arsitektur cloud native yang aman, skalabel, dan tahan terhadap kebutuhan global — termasuk kontrol akses berbasis peran (Role-Based Access Control/RBAC), isolasi tenant, dan kepatuhan terhadap standar perlindungan data seperti GDPR. Dengan pendekatan seperti ini, platform tidak hanya membantu pengelolaan jaringan saat ini — tetapi juga menjadi fondasi bagi kebutuhan jaringan masa depan, termasuk koneksi perangkat IoT, infrastruktur terdistribusi, dan layanan yang semakin bergantung pada otomatisasi dan AI. Kesimpulan: OneConnect sebagai Arah Baru Pengelolaan Jaringan Cloud Peluncuran OneConnect menandai transformasi penting dalam cara perusahaan mengelola dan mengawasi jaringan mereka. Dari visibilitas real-time hingga otomatisasi pintar dan integrasi ekosistem, platform ini membawa jaringan tradisional ke era cloud-centric dan AI-driven. Baik organisasi besar, managed service providers, maupun tim TI yang ingin menyederhanakan operasional jaringan akan mendapatkan keuntungan dari pendekatan terpadu ini — mengurangi kompleksitas, mempercepat respon terhadap gangguan, dan membuka peluang inovasi teknis tanpa hambatan. Infrastruktur IT yang kuat adalah kunci produktivitas perusahaan. Dengan Allied Telesis Indonesia, merupakan bagian dari PT. iLogo Infralogy Indonesia, yang merupakan mitra terpercaya dalam solusi Infrastruktur IT dan Cybersecurity terbaik di Indonesia. Hubungi kami sekarang atau kunjungi alliedtelesis.ilogoindonesia.id untuk informasi lebih lanjut!

Read More
February 25, 2026February 25, 2026

Allied Telesis Hadirkan Access Point Wi-Fi 7: Menjawab Tantangan Wireless Enterprise Masa Depan

Konektivitas nirkabel kini menjadi jantung dari operasi banyak organisasi — mulai dari kantor modern, fasilitas kesehatan, hingga pabrik pintar dan kampus pendidikan. Namun, pendekatan Wi-Fi konvensional sering kali kewalahan menghadapi lonjakan perangkat yang terhubung, aplikasi real-time yang sensitif terhadap latensi, dan kebutuhan throughput yang terus meningkat. Untuk menjawab semua itu, Allied Telesis meluncurkan **access point Wi-Fi 7 terbaru — model TQ7613-R — yang dirancang khusus untuk menjadi fondasi next-generation connectivity bagi lingkungan enterprise dan industri. Peluncuran ini menandai langkah maju besar dalam kemampuan nirkabel perusahaan, tidak hanya sekadar meningkatkan kecepatan, tetapi juga membangun konektivitas yang lebih andal, aman, dan scalable untuk kebutuhan bisnis digital masa kini. Wi-Fi 7: Teknologi Nirkabel yang Lebih Cepat, Lebih Andal, Lebih Cerdas Wi-Fi 7 — generasi terbaru dari teknologi Wi-Fi — membawa sejumlah perubahan fundamental yang jauh melampaui generasi sebelumnya (Wi-Fi 6 / 6E). Standar ini dirancang khusus untuk lingkungan dengan kepadatan perangkat yang tinggi, latensi rendah, dan kebutuhan throughput ekstrem, seperti pengendalian Robotik Real-Time, AR/VR, analytics sepanjang perangkat, serta aplikasi IoT skala besar. Access point TQ7613-R dari Allied Telesis memaksimalkan potensi tersebut dengan sejumlah fitur unggulan: Multi-Link Operation (MLO) — Mempercepat dan Menguatkan Sinyal Melalui MLO, access point ini dapat berkomunikasi secara simultan di beberapa kanal frekuensi, mengurangi kemacetan spektrum dan memberikan koneksi yang lebih stabil meskipun berada di lingkungan ramai. Ini bukan sekadar soal kecepatan — tetapi konsistensi koneksi yang penting untuk aplikasi sensitif latensi, termasuk video streaming, konferensi kolaboratif yang intensif data, atau solusi telemedicine. Kapasitas Multi-Gigabit & Lintas Frekuensi Didukung oleh desain tiga radio yang meliputi pita 2.4 GHz, 5 GHz, dan 6 GHz, TQ7613-R mampu menghadirkan kapasitas total hingga 19 Gbps — angka yang sangat tinggi dibanding access point generasi sebelumnya. Kombinasi pita ini juga memungkinkan perangkat terhubung pada spektrum yang paling sesuai dengan kebutuhan serta kondisi jaringan lokal, memberi pengalaman pengguna yang jauh lebih baik di area kerja maupun operasi industri. Keamanan Tingkat Tinggi dengan WPA3 Keamanan jaringan tidak kalah penting. Allied Telesis memastikan TQ7613-R mendukung standar keamanan WPA3 terbaru, mengurangi risiko akses tidak sah dan memberikan perlindungan lebih baik terhadap serangan yang mengeksploitasi kelemahan jaringan. Ini sangat penting di era di mana data sensitif perusahaan mengalir melalui jaringan Wi-Fi secara terus menerus. Manfaat Nyata Untuk Operasi Modern Wi-Fi bukan sekadar fasilitas dasar, melainkan mekanisme yang memengaruhi produktivitas, keamanan, dan kemampuan bersaing sebuah organisasi. Berikut beberapa manfaat utama TQ7613-R bagi bisnis yang siap berkembang: 1. Mendukung Operasi Skalabel dan IoT Berskala Besar Dengan kemampuan throughput tinggi dan kapasitas koneksi ribuan perangkat sekaligus, access point Wi-Fi 7 ini memungkinkan IoT perusahaan — seperti sensor industri, kamera pemantau, dan perangkat otomatisasi — bekerja tanpa hambatan. Pertumbuhan perangkat yang makin cepat tidak akan lagi menjadi beban jaringan. 2. Mempercepat Real-Time Analytics dan Aplikasi AR/VR Teknologi seperti AR/VR untuk pelatihan atau kolaborasi jarak jauh, serta analitik real-time yang memerlukan latency rendah, kini dapat dijalankan secara mulus di atas jaringan nirkabel. Ini membuka pintu bagi inovasi operasional yang sebelumnya terbatas oleh kemampuan Wi-Fi tradisional. 3. Meningkatkan Kolaborasi dan Produktivitas Tim Lingkungan kerja modern garisannya memerlukan kolaborasi konstan antara tim SDM, operasional, dan teknologi. Dengan koneksi nirkabel kelas enterprise yang cepat dan andal, akses ke data, aplikasi cloud, dan communication platforms menjadi lebih lancar, tanpa gangguan yang sering terjadi pada Wi-Fi generasi lama. Siap untuk Masa Depan Wireless Enterprise Menurut Rahul Gupta, Chief Technology Officer Allied Telesis, TQ7613-R merepresentasikan lompatan besar dalam kemampuan wireless enterprise, dengan kombinasi kecepatan multi-gigabit, latensi rendah, dan kecerdasan RF yang dibangun untuk lingkungan paling menantang. Ini bukan sekadar perangkat Wi-Fi baru — tetapi platform konektivitas yang future-ready yang mendukung digitalisasi operasional di berbagai sektor industri. Hal ini membuat Wi-Fi 7 menjadi lebih dari sekadar jargon teknologi. Bagi organisasi yang ingin memodernisasi jaringan mereka sebagai bagian dari strategi digital dan transformasi operasional, access point seperti TQ7613-R menjadi investasi penting untuk pertumbuhan jangka panjang. Kesimpulan: Akses Nirkabel untuk Era Baru Konektivitas Peluncuran access point Wi-Fi 7 Allied Telesis TQ7613-R menunjukkan bahwa era wireless enterprise yang sesungguhnya sudah tiba. Dengan kemampuan throughput tinggi, latensi rendah, keamanan terkini, dan kapasitas besar untuk perangkat koneksi, teknologi Wi-Fi 7 telah menjadi pilar penting bagi organisasi yang ingin berinovasi, berkembang, dan tetap kompetitif di dunia yang semakin connected. Dalam konteks jaringan nirkabel yang semakin kompleks dan permintaan aplikasi yang lebih tinggi setiap tahun, solusi seperti ini bukan sekadar upgrade — tetapi langkah strategis menuju infrastruktur masa depan yang tahan lama dan bisa diandalkan. Infrastruktur IT yang kuat adalah kunci produktivitas perusahaan. Dengan Allied Telesis Indonesia, merupakan bagian dari PT. iLogo Infralogy Indonesia, yang merupakan mitra terpercaya dalam solusi Infrastruktur IT dan Cybersecurity terbaik di Indonesia. Hubungi kami sekarang atau kunjungi alliedtelesis.ilogoindonesia.id untuk informasi lebih lanjut!

Read More
February 25, 2026February 25, 2026

Allied Telesis dan Chris Elliott: Pemimpin Kanal IT yang Mendapat Pengakuan Internasional

Dalam lanskap industri teknologi dan jaringan global, peran kemitraan (channel partnerships) tidak bisa dipandang sebelah mata. Di tengah persaingan ketat antara vendor, distributor, dan penyedia solusi TI, kelembagaan hubungan business-to-business yang kuat dapat menjadi faktor pembeda yang nyata. Baru-baru ini, Allied Telesis — perusahaan jaringan terkemuka yang dikenal dengan solusi konektivitas pintar dan andal — mendapatkan pengakuan penting melalui salah satu eksekutif seniornya. Chris Elliott, Vice President, Partnerships and Alliances di Allied Telesis, baru saja dinobatkan dalam daftar “2026 CRN® Channel Chiefs” yang dirilis oleh CRN, sebuah brand dari The Channel Company yang mengkhususkan diri dalam berita dan analitik untuk komunitas kanal teknologi. Penghargaan ini merupakan apresiasi tahunan atas pemimpin yang telah menunjukkan visi, komitmen, dan kemampuan luar biasa dalam strategi kanal serta inovasi kerja sama di industri TI. Mengapa Pengakuan Ini Penting? Daftar Channel Chiefs CRN merupakan daftar bergengsi yang diikuti oleh eksekutif teratas dari vendor, distributor, dan penyedia layanan di sektor teknologi. Mereka diakui karena peran strategis mereka dalam membangun ekosistem kerja sama yang kuat, mengembangkan program kanal yang efektif, dan mendorong pertumbuhan bersama dengan mitra bisnis. Penghargaan ini mencerminkan pengakuan terhadap dampak yang dimiliki seorang pemimpin pada tim internal dan komunitas kanal yang lebih luas. Bagi Allied Telesis, pengakuan ini tidak hanya berarti penghargaan individu bagi Chris Elliott, tetapi juga menunjukkan komitmen perusahaan terhadap hubungan kanal yang berkelanjutan dan berfokus pada hasil nyata bagi pelanggan dan mitra. Peran kanal di industri TI sangat penting karena solution providers dan system integrators yang bekerja dengan vendor sering kali menjadi ujung tombak dalam mengimplementasikan teknologi di berbagai organisasi. Profil Chris Elliott: Pengalaman dan Kepemimpinan yang Luas Chris Elliott membawa lebih dari 25 tahun pengalaman dalam kanal teknologi, bekerja di berbagai peran di vendor, distribusi, dan integrator. Di Allied Telesis, ia memimpin strategi kemitraan global perusahaan, mencakup wilayah Asia Pasifik, Amerika Utara, Amerika Tengah, serta EMEA (Europe, Middle East, and Africa). Ia juga mengelola wilayah penjualan untuk Eropa Utara, termasuk Inggris, Nordik, dan Benelux. Salah satu pencapaian terbesarnya dalam setahun terakhir adalah peluncuran Allied Telesis Partner Network — sebuah program kanal yang dirancang untuk memberikan struktur kemitraan yang lebih jelas, benefit yang terukur, serta proses onboarding yang dipercepat melalui portal mitra yang diperbaharui. Program ini tidak hanya menawarkan tingkat manfaat yang jelas, tetapi juga fokus pada pengembangan keterampilan (enablement) mitra berdasarkan hasil yang dapat diukur. Strategi yang programatik dan berbasis solusi ini membantu mitra untuk engage dengan ekosistem yang tepat, sehingga dapat memberikan hasil bisnis yang lebih konkret bagi pelanggan mereka — baik dalam hal infrastruktur jaringan yang kompleks maupun solusi teknologi lainnya. Peran Kanal dalam Ekosistem Teknologi Modern Dalam industri yang terus berubah, strategi kanal menjadi bagian penting dari pertumbuhan perusahaan. Kanal tidak hanya membantu memperluas jangkauan produk dan layanan, tetapi juga memperkuat hubungan dengan pelanggan melalui mitra lokal yang memahami kebutuhan spesifik pasar mereka. Pengakuan terhadap pemimpin kanal seperti Chris Elliott menunjukkan bahwa perusahaan yang berhasil menempatkan kemitraan sebagai inti strategi bisnis mereka sering kali lebih mampu menghadapi dinamika pasar dan menyesuaikan diri dengan cepat terhadap perubahan permintaan teknologi. Inisiatif semacam ini tidak hanya menciptakan pipeline penjualan yang lebih kuat, tetapi juga memberikan value proposition yang lebih besar bagi konsumen akhir. Lebih jauh lagi, daftar Channel Chiefs dari CRN menyoroti figur-figur yang telah mempengaruhi lanskap kanal melalui inovasi, visi jangka panjang, dan kemampuan menggerakkan perubahan positif dalam komunitas mitra mereka. Ini berarti penghargaan tersebut juga memberi role model bagi para profesional kanal di seluruh dunia yang ingin memperkuat strategi mereka sendiri dalam membangun kemitraan yang sukses. Kutipan Industri Tentang Penghargaan Ini Jennifer Follett, Vice President, U.S. Content dan Executive Editor di CRN, menyatakan bahwa para pemimpin yang masuk dalam daftar Channel Chiefs menunjukkan komitmen tanpa kompromi terhadap mitra mereka serta kontribusi nyata bagi kanal teknologi secara luas. Visioner dan dedikasi mereka tidak hanya mendorong pertumbuhan bisnis, tetapi juga membentuk masa depan industri teknologi melalui kolaborasi dan inovasi. Kesimpulan: Pengakuan Atas Kepemimpinan dan Kemitraan yang Kuat Pengumuman bahwa Chris Elliott dari Allied Telesis terpilih dalam daftar 2026 CRN Channel Chiefs bukan hanya bukti pencapaian profesionalnya, tetapi juga cerminan dari bagaimana Allied Telesis menempatkan strategi kanal sebagai pilar utama pertumbuhan mereka. Fokus pada hubungan kemitraan yang kuat dan kejelasan nilai yang diberikan melalui program kanal merupakan pendekatan yang semakin penting di dunia teknologi modern. Bagi para pembaca di ekosistem teknologi — dari vendor hingga penyedia solusi — cerita ini menggarisbawahi pentingnya peran kanal dan pemimpin yang mampu memberdayakan mitra untuk mencapai hasil bersama. Pengakuan seperti inilah yang membantu membentuk tren pertumbuhan dan kolaborasi dalam industri TI baik di level regional maupun global. Infrastruktur IT yang kuat adalah kunci produktivitas perusahaan. Dengan Allied Telesis Indonesia, merupakan bagian dari PT. iLogo Infralogy Indonesia, yang merupakan mitra terpercaya dalam solusi Infrastruktur IT dan Cybersecurity terbaik di Indonesia. Hubungi kami sekarang atau kunjungi alliedtelesis.ilogoindonesia.id untuk informasi lebih lanjut!

Read More
February 4, 2026February 4, 2026

Mengelola Perangkat Jaringan Jadi Lebih Mudah: Solusi Terpadu Allied Telesis & Canopy

Di era konektivitas yang semakin kompleks, jaringan perusahaan bukan lagi sekadar kabel dan switch. Jaringan sekarang menjadi ekosistem perangkat pintar — mulai dari router, switch, hingga perangkat IoT seperti kamera keamanan, kiosk digital, dan akses point. Mengelola semuanya secara individual memakan waktu dan berisiko menyebabkan gangguan operasional. Untuk menjawab tantangan ini, Allied Telesis bekerja sama dengan Canopy untuk menghadirkan solusi terintegrasi yang menyederhanakan pengelolaan perangkat dan jaringan secara remote. Kolaborasi ini diperkenalkan di acara ISC West 2025 di Las Vegas, sebuah pameran keamanan dan teknologi terkenal yang mempertemukan para profesional di bidang TI dan keamanan fisik. Solusi ini menggabungkan kemampuan perangkat jaringan Allied Telesis — khususnya switch mereka — dengan platform Remote Monitoring and Management (RMM) dari Canopy. Hasilnya adalah sistem yang memungkinkan semua perangkat terhubung dipantau, dikelola, dan didiagnosa dari satu tempat secara remote. Apa Itu Solusi Terintegrasi Ini Kolaborasi ini menjadikan switch Allied Telesis sebagai perangkat yang sepenuhnya Canopy-enabled. Artinya, switch dan perangkat jaringan lainnya bisa dipantau dan dikelola melalui dashboard Canopy — tanpa perlu masuk ke berbagai sistem manajemen yang berbeda. Canopy sendiri adalah platform RMM yang dirancang untuk memantau dan mengelola perangkat seperti self-checkout kiosks, kamera keamanan, smart lockers, sistem point of sale (POS), dan perangkat lain yang terhubung dalam ekosistem digital. Integrasi ini memberi visibilitas penuh ke dalam kesehatan jaringan, status perangkat, dan memungkinkan diagnosis masalah tanpa perlu hadir secara fisik di lokasi. Manfaat Utama untuk Bisnis Modern Kolaborasi ini menghadirkan beberapa manfaat utama yang langsung dirasakan oleh tim IT dan operasi di banyak organisasi: 1. Manajemen Terpusat dari Satu Platform Sebelumnya, tim TI mungkin harus masuk ke berbagai sistem yang berbeda untuk melihat status switch, router, atau perangkat terhubung. Dengan integrasi ini, mereka bisa melakukan semua itu dari satu dashboard Canopy, yang menghemat waktu dan mengurangi kompleksitas. 2. Pemantauan Kesehatan Perangkat yang Lebih Baik Solusi ini memberi visibilitas lengkap ke health status perangkat jaringan: mulai dari performa, konektivitas, hingga kemungkinan adanya masalah. Ketika indikator masalah muncul, tim bisa segera mengambil tindakan sebelum gangguan berkembang jadi masalah besar. 3. Automated Self-Healing Dengan integrasi yang erat antara switch dan platform RMM, sistem bisa mengeksekusi tindakan perbaikan otomatis terhadap masalah umum. Ini membantu meminimalkan waktu downtime dan menjaga layanan tetap berjalan lancar — terutama untuk jaringan di lokasi yang jauh atau banyak cabang. 4. Ketersediaan Diagnostik Remote Jika ada masalah yang lebih kompleks, tim TI bisa menjalankan diagnostik jauh tanpa perlu hadir di tempat fisik. Ini mengurangi biaya travel, mempercepat pemecahan masalah, dan meningkatkan respons layanan teknis secara keseluruhan. Mengapa Ini Penting di ISC West 2025 ISC West adalah salah satu panggung utama untuk teknologi keamanan dan jaringan, di mana vendor dan integrator menampilkan inovasi terbaru. Allied Telesis hadir di pameran ini dengan menonjolkan solusi terpadu mereka bersama Canopy — menunjukkan bahwa manajemen perangkat dan jaringan bukan lagi sekadar kebutuhan teknis, tetapi bagian penting dari strategi keamanan modern yang tangguh dan efisien. Di dunia yang semakin bergantung pada konektivitas dan perangkat digital, waktu respons dan visibilitas yang cepat atas jaringan menjadi nilai kompetitif yang besar. Solusi ini membantu perusahaan menghindari gangguan operasional yang merugikan, sekaligus mengoptimalkan sumber daya tim TI mereka. Siapa yang Mendapat Manfaatnya Kolaborasi ini bermanfaat bagi banyak jenis organisasi yang mengandalkan jaringan besar dan perangkat terhubung, termasuk: Retail dengan banyak POS, kios digital, dan kamera keamanan. Fasilitas industri yang memiliki sensor, perangkat otomatisasi, dan sistem pemantauan lingkungan. Perkantoran modern yang membutuhkan visibilitas perangkat Wi-Fi, switch, dan perangkat terhubung lainnya. Instansi publik seperti bandara atau pusat transportasi yang membutuhkan uptime tinggi dan monitoring remote yang efektif. Manajemen perangkat yang efisien seperti ini tidak hanya membantu meningkatkan kinerja jaringan, tetapi juga mengurangi biaya operasional jangka panjang karena penanganan masalah bisa dilakukan lebih cepat dan seringkali tanpa perlu intervensi fisik. Kesimpulan: Solusi Terintegrasi untuk Tantangan Modern Kolaborasi Allied Telesis dan Canopy menghadirkan solusi manajemen perangkat terpadu yang tangguh, efisien, dan mudah diakses. Dengan jaringan dan perangkat yang semakin kompleks, solusi semacam ini sangat penting untuk membantu organisasi tetap produktif dan responsif terhadap gangguan teknis. Di masa depan, bisnis yang mampu mengelola perangkat mereka dengan lebih cepat dan terpusat akan mendapatkan keuntungan dalam hal keandalan jaringan, keamanan, dan efisiensi operasional. Solusi terintegrasi ini adalah contoh nyata bagaimana teknologi jaringan dan manajemen modern bisa bersatu untuk mendukung tujuan bisnis tersebut — tanpa perlu beban administrasi yang berlebihan. Infrastruktur IT yang kuat adalah kunci produktivitas perusahaan. Dengan Allied Telesis Indonesia, merupakan bagian dari PT. iLogo Infralogy Indonesia, yang merupakan mitra terpercaya dalam solusi Infrastruktur IT dan Cybersecurity terbaik di Indonesia. Hubungi kami sekarang atau kunjungi alliedtelesis.ilogoindonesia.id untuk informasi lebih lanjut!

Read More
February 4, 2026February 4, 2026

Kolaborasi Allied Telesis dan Digital Watchdog: Memperkuat Solusi Pengawasan dengan Integrasi Cerdas

Di era ketika keamanan fisik dan pemantauan video menjadi bagian penting dari operasi organisasi modern — baik itu kantor, pabrik, pusat perbelanjaan, bandara, maupun fasilitas kritikal lain — kemampuan pengawasan yang cerdas dan mudah dikelola menjadi kebutuhan fundamental. Menjawab tantangan ini, Allied Telesis, pemimpin global dalam solusi konektivitas dan jaringan pintar, menjalin kolaborasi strategis dengan Digital Watchdog (DW) untuk menghadirkan dedicated plug-in DW Spectrum IPVMS yang terintegrasi dengan kuat ke sistem manajemen video. Kolaborasi ini diumumkan pada 1–2 April 2025 dan menandai langkah penting kedua perusahaan dalam menyediakan solusi pengawasan yang lebih efisien, aman, dan mudah dikelola—terutama bagi organisasi yang membutuhkan sistem pemantauan video yang handal dan scalable tanpa kompleksitas tinggi. Apa Itu Integrasi DW Spectrum IPVMS dan Mengapa Penting Solusi inti dari kolaborasi ini adalah StreamConnect for DW Spectrum — sebuah plugin yang dirancang khusus untuk bekerja dengan DW Spectrum IPVMS, sebuah sistem Video Management System (VMS) yang populer di pasar pengawasan profesional. Plugin ini memungkinkan komunikasi yang lebih dalam antara perangkat jaringan dan sistem manajemen video, sehingga network visibility, manajemen perangkat, dan operasi pengawasan sehari-hari menjadi lebih cepat serta intuitif. Biasanya, sistem VMS seperti DW Spectrum fokus pada pemantauan dan pengelolaan video. Namun dengan integrasi lewat StreamConnect, network administrator dapat melihat status jaringan secara langsung dalam antarmuka VMS, serta melakukan tugas-tugas penting seperti mengelola daya port kamera, memantau hubungan PoE, bahkan melakukan reboot kamera langsung dari konsol DW Spectrum tanpa harus masuk ke sistem jaringan secara terpisah. Ini sangat berarti dalam lingkungan operasi yang kompleks, di mana setiap detik downtime bisa berarti kehilangan rekaman penting atau celah dalam keamanan. Manfaat Utama Integrasi StreamConnect untuk Organisasi Ada beberapa manfaat penting yang membuat kolaborasi ini relevan untuk banyak organisasi yang menggunakan sistem pengawasan modern: 1. Visualisasi Jaringan yang Lebih Baik Dengan StreamConnect, tim operasi tidak hanya melihat video dari kamera, tetapi juga mendapatkan informasi jaringan secara real-time — seperti status port, alokasi daya PoE, atau kamera yang sedang offline — langsung di dalam dashboard DW Spectrum. Ini mempercepat identifikasi masalah tanpa harus beralih antar sistem manajemen. 2. Simplifikasi Manajemen Perangkat Plugin ini memungkinkan pengguna mengontrol perangkat jaringan seperti switch PoE langsung dari antarmuka DW Spectrum. Administrator bisa mematikan atau menghidupkan port, mengatur daya, atau melakukan troubleshooting rutin dengan lebih efisien. 3. Tingkatkan Efisiensi Operasi Karena fungsi-fungsi manajemen disatukan dalam satu platform, tim keamanan bisa bekerja lebih cepat dan responsif tanpa perlu masuk ke banyak konsol yang berbeda. Ini sangat membantu ketika ada insiden yang perlu ditangani segera. 4. Solusi yang Scalable dan Fleksibel Kolaborasi ini mendukung instalasi tunggal maupun multi-server, serta sistem berbasis cloud DW Spectrum. Ini berarti organisasi dari berbagai ukuran — dari usaha kecil hingga enterprise besar — bisa memanfaatkan integrasi ini sesuai kebutuhan mereka. Siapa yang Berkolaborasi dan Kenapa Ini Menjadi Nilai Tambah Kolaborasi ini menyatukan kekuatan dua pemain penting di ekosistem teknologi pengawasan dan jaringan. Allied Telesis dikenal sebagai pemimpin global dalam solusi konektivitas cerdas dan manajemen jaringan, menyediakan perangkat seperti PoE switch yang andal untuk lingkungan enterprise dan industri. Solusi mereka fokus pada keamanan jaringan, keandalan, dan manajemen yang mudah. Sementara Digital Watchdog adalah nama besar dalam pengawasan video dan sistem manajemen video (Video Management Systems / VMS). Produk DW termasuk kamera IP, recorder, dan platform VMS seperti DW Spectrum, yang digunakan oleh banyak organisasi di seluruh dunia untuk pengawasan 24/7. Dengan integrasi ini, kedua perusahaan menghadirkan solusi yang menyatukan kekuatan jaringan yang aman dan kuat dengan kemampuan pengawasan video yang canggih, sehingga lebih mudah untuk memonitor dan mengamankan aset kritikal tanpa kerumitan teknis yang berlebihan. Dampak Nyata di Lapangan Solusi gabungan ini sangat relevan di era di mana organisasi membutuhkan solusi yang bisa mengelola ribuan kamera, sensor, dan perangkat IoT lainnya secara terpusat. Plugin StreamConnect membantu meminimalkan waktu yang dihabiskan untuk troubleshooting perangkat jaringan dan memastikan bahwa sistem pengawasan tetap berjalan optimal. Selain itu, integrasi ini sangat cocok untuk berbagai sektor seperti gedung perkantoran, fasilitas publik, pusat perbelanjaan, fasilitas industri, bandara, dan kampus universitas — di mana sistem pengawasan harus bekerja 24 jam dengan sedikit gangguan dan dengan pengawasan jaringan yang transparan. Kesimpulan: Kolaborasi yang Menjawab Tantangan Keamanan Modern Kolaborasi antara Allied Telesis dan Digital Watchdog menghadirkan sebuah solusi plug-and-play yang kuat untuk Video Management System yang berkembang pesat. Dengan StreamConnect for DW Spectrum, organisasi kini bisa mendapatkan pemantauan jaringan dan video yang terintegrasi, manajemen perangkat lebih mudah, serta efisiensi operasional yang meningkat. Dalam dunia di mana keamanan fisik dan jaringan harus berjalan beriringan, kolaborasi ini adalah contoh nyata bagaimana teknologi yang tepat dapat membantu organisasi bekerja lebih cepat, lebih aman, dan lebih produktif. Infrastruktur IT yang kuat adalah kunci produktivitas perusahaan. Dengan Allied Telesis Indonesia, merupakan bagian dari PT. iLogo Infralogy Indonesia, yang merupakan mitra terpercaya dalam solusi Infrastruktur IT dan Cybersecurity terbaik di Indonesia. Hubungi kami sekarang atau kunjungi alliedtelesis.ilogoindonesia.id untuk informasi lebih lanjut!

Read More
January 20, 2026January 20, 2026

Strategi Ampuh Mengatasi Risiko Keamanan di IIoT

Industrial Internet of Things atau IIoT telah berkembang pesat dan menjadi tulang punggung proses operasi di banyak sektor industri. Dari otomatisasi pabrik dan pemantauan mesin hingga pelacakan inventaris serta pemeliharaan prediktif, IIoT membantu organisasi bekerja lebih cepat dan lebih efisien. Namun tanpa pengamanan yang tepat, jaringan yang luas ini membuka celah serius bagi ancaman siber yang bisa berdampak pada produktivitas, stabilitas keuangan, hingga reputasi perusahaan. Oleh karena itu, strategi keamanan bukan sekadar pilihan teknologi, melainkan prioritas bisnis yang harus direncanakan matang. Sebagai langkah awal, organisasi harus memilih teknologi yang sudah diperkuat secara siber sejak awal (cyber-hardened). Ini bukan hanya soal membeli perangkat IoT, tetapi memastikan bahwa teknologi yang dipakai sudah dirancang dengan pengamanan bawaan. Dalam menentukan ini, beberapa hal perlu diperhatikan seperti jenis data yang dikumpulkan, bagaimana data tersebut berpindah antar perangkat, serta ancaman atau faktor eksternal yang mungkin mempengaruhi alur kerja IIoT. Dengan pemahaman itu, ada beberapa solusi teknologi yang dapat diterapkan untuk menjaga keamanan IIoT. Pertama, enkripsi data adalah komponen utama untuk mencegah data sensitif terekspos saat ditransmisikan atau disimpan. Selanjutnya, keamanan jaringan dan autentikasi perangkat membantu memastikan bahwa komunikasi hanya berlangsung antar komponen yang terverifikasi. Tidak kalah penting adalah manajemen identitas dan akses (IAM) untuk menjaga hubungan yang aman antara perangkat dan sistem backend, serta analitik keamanan yang dapat mendeteksi dan menghentikan potensi serangan yang lolos dari kontrol tradisional. Tetapi strategi keamanan IIoT bukan semata soal teknologi. Jika hanya bergantung pada solusi teknis saja, manajemen risiko akan cepat tertinggal. Pandangan yang lebih tepat adalah dengan menempatkan keamanan IIoT sebagai isu strategis bisnis, bukan sekadar problem teknis yang selesai dengan memasang alat tertentu. Untuk itu, organisasi perlu menyusun program keamanan formal dengan Key Performance Indicators (KPI) yang jelas, serta proses kerja yang terstandarisasi dan dapat diukur secara berkelanjutan. Dalam praktiknya, pendekatan ini bisa dijalankan dengan membentuk tim keamanan lintas fungsi yang melibatkan tim IT, OT (Operational Technology), engineering, dan vendor sistem kontrol. Kolaborasi ini memastikan bahwa keputusan keamanan bukan datang dari satu perspektif saja, tetapi mempertimbangkan kebutuhan operasional sekaligus risiko teknologi. Tim yang efektif juga bisa memberikan kesadaran ancaman yang lebih tinggi kepada seluruh staf perusahaan dan memastikan mereka memahami peranan masing-masing dalam menjaga keamanan IIoT. Pelatihan juga menjadi bagian penting dari strategi ini. Banyak pekerja masih kurang familiar dengan cara kerja sistem IIoT dan teknik mitigasi ancaman yang relevan. Memiliki program pelatihan cyber-defense yang disesuaikan bisa membantu karyawan mengenali potensi ancaman, tahu bagaimana merespons insiden, dan memahami cara kerja sistem monitoring yang ada. Ini bukan hanya membantu mengurangi risiko kelalaian pengguna, tetapi juga memperkuat ketahanan organisasi secara keseluruhan. Selanjutnya, risiko juga harus dimasukkan dalam kerangka manajemen risiko perusahaan secara menyeluruh. Ini berarti organisasi perlu memiliki daftar lengkap semua perangkat IIoT yang ada, kemudian secara proaktif melakukan assessment terhadap kerentanannya. Risk assessment seperti ini tidak hanya dilakukan sekali, tetapi dijadwalkan secara periodik agar organisasi selalu siap menghadapi perubahan ancaman atau kondisi baru di jaringan. Organisasi yang matang juga disarankan untuk melakukan simulasi serangan atau breach simulations agar tim keamanan dapat langsung melihat bagaimana sistem bereaksi terhadap ancaman nyata. Ini bukan hanya membantu menguji mekanisme pertahanan, tetapi juga meningkatkan kesiapan tim dalam menghadapi insiden yang sesungguhnya. Penguatan intelligence keamanan yang terus-menerus juga membantu staf memahami vektor serangan yang paling mungkin terjadi berdasarkan data dan tren terkini. Selain itu, risiko bisa datang dari luar unit inti perusahaan, seperti dari partner, integrator, atau vendor yang menyediakan komponen IIoT. Oleh karena itu, organisasi perlu menetapkan service level agreement (SLA) yang jelas dengan pihak eksternal agar tanggung jawab keamanan dipahami bersama. Ini membantu meminimalkan potensi risiko yang disebabkan oleh ketergantungan pada pihak ketiga. Terakhir, untuk mencegah celah keamanan yang muncul akibat silo antara tim IT dan OT, perusahaan harus mendorong kolaborasi dan aliran keahlian antar kedua fungsi ini. Ketika tim berbagi pengetahuan dan pengalaman, solusi yang dihasilkan untuk melindungi jaringan IIoT menjadi lebih holistik dan efektif. Contohnya, penggunaan perangkat jaringan dengan fitur keamanan seperti protokol SSL, SSH, dan autentikasi 802.1X dapat menjadi bagian dari solusi yang lebih luas untuk memperkuat pertahanan jaringan industri. Kesimpulan Jaringan Industrial IoT memiliki potensi besar untuk mentransformasi proses bisnis, tetapi juga membawa risiko keamanan yang kompleks. Untuk melindungi investasi teknologi ini, organisasi harus mengintegrasikan keamanan sejak awal, memilih teknologi yang aman, serta membangun kerangka kerja keamanan yang melibatkan orang, proses, dan teknologi. Dengan menggabungkan assessment risiko berkala, pelatihan staf, pemantauan aktif, serta kolaborasi lintas fungsi, perusahaan dapat memitigasi ancaman secara efektif dan memastikan operasi IIoT berjalan lancar dan aman demi masa depan yang lebih produktif dan tahan terhadap risiko siber. Infrastruktur IT yang kuat adalah kunci produktivitas perusahaan. Dengan Allied Telesis Indonesia, merupakan bagian dari PT. iLogo Infralogy Indonesia, yang merupakan mitra terpercaya dalam solusi Infrastruktur IT dan Cybersecurity terbaik di Indonesia. Hubungi kami sekarang atau kunjungi alliedtelesis.ilogoindonesia.id untuk informasi lebih lanjut!

Read More
January 9, 2026January 9, 2026

Menjawab Tantangan Jaringan Modern dengan SwitchBlade x908 Generation 3

Di era digital saat ini, kebutuhan jaringan perusahaan dan data center berkembang jauh lebih cepat dibandingkan sebelumnya. Pertumbuhan data, adopsi cloud, penggunaan AI, serta tuntutan ketersediaan layanan yang tinggi membuat infrastruktur jaringan harus mampu bekerja lebih cepat, lebih stabil, dan lebih fleksibel. Namun di sisi lain, banyak organisasi masih bergantung pada arsitektur jaringan lama yang sulit dikembangkan dan tidak siap menghadapi beban kerja modern. Kondisi inilah yang mendorong kebutuhan akan solusi jaringan generasi baru. Allied Telesis menjawab tantangan tersebut dengan meluncurkan SwitchBlade x908 Generation 3, sebuah switch kelas enterprise yang dirancang untuk mendukung skalabilitas, performa tinggi, dan keandalan jaringan di lingkungan perusahaan dan data center. SwitchBlade x908 Generation 3 hadir sebagai solusi untuk organisasi yang membutuhkan jaringan inti yang kuat dan siap berkembang. Switch ini dirancang untuk menangani lalu lintas data yang besar tanpa mengorbankan stabilitas dan keamanan. Dengan arsitektur yang lebih modern, perangkat ini mampu mendukung kebutuhan jaringan yang semakin kompleks, mulai dari aplikasi bisnis kritikal hingga beban kerja berbasis AI dan IoT. Salah satu nilai utama dari SwitchBlade x908 Generation 3 adalah kemampuannya dalam meningkatkan skalabilitas jaringan. Organisasi tidak lagi perlu khawatir ketika jumlah pengguna, perangkat, atau aplikasi terus bertambah. Infrastruktur jaringan dapat dikembangkan secara bertahap tanpa harus melakukan perubahan besar yang memakan waktu dan biaya. Hal ini sangat penting bagi perusahaan yang ingin tumbuh secara cepat namun tetap menjaga efisiensi operasional. Dari sisi performa, switch ini dirancang untuk memberikan throughput tinggi dan latensi rendah. Ini berarti data dapat diproses dan dikirimkan dengan lebih cepat, sehingga aplikasi berjalan lebih responsif dan layanan digital tetap optimal. Bagi data center dan perusahaan yang mengandalkan sistem real time, performa seperti ini bukan lagi pilihan, tetapi kebutuhan utama. Keandalan juga menjadi fokus utama dalam desain SwitchBlade x908 Generation 3. Dalam lingkungan enterprise, downtime sekecil apa pun dapat berdampak besar pada produktivitas dan kepercayaan pelanggan. Dengan fitur redundansi dan desain yang tangguh, switch ini membantu memastikan jaringan tetap berjalan stabil meskipun terjadi gangguan pada salah satu komponen. Pendekatan ini memberikan rasa aman bagi tim IT dalam mengelola infrastruktur jaringan yang kompleks. Selain itu, solusi ini juga dirancang untuk mendukung kebutuhan teknologi masa depan. Banyak organisasi kini mulai mengadopsi AI, otomatisasi, dan sistem berbasis data dalam skala besar. Semua teknologi tersebut membutuhkan jaringan yang mampu menangani lalu lintas data tinggi secara konsisten. SwitchBlade x908 Generation 3 memberikan fondasi jaringan yang siap untuk mendukung transformasi digital tanpa harus sering melakukan upgrade perangkat inti. Dari sudut pandang operasional, perangkat ini juga membantu menyederhanakan pengelolaan jaringan. Dengan desain yang fokus pada efisiensi dan kemudahan integrasi, tim IT dapat mengurangi kompleksitas dalam pemantauan dan pemeliharaan jaringan. Hal ini tidak hanya menghemat waktu, tetapi juga membantu mengurangi risiko kesalahan konfigurasi yang sering menjadi penyebab gangguan jaringan. Bagi perusahaan dan data center, investasi pada infrastruktur jaringan bukan hanya tentang kecepatan, tetapi juga tentang keberlanjutan. Solusi yang fleksibel dan scalable memungkinkan organisasi beradaptasi dengan perubahan kebutuhan bisnis tanpa harus mengulang dari awal. Dalam hal ini, SwitchBlade x908 Generation 3 menjadi pilihan yang relevan bagi organisasi yang ingin membangun jaringan yang kuat hari ini dan tetap siap menghadapi tantangan esok hari. Kesimpulan Peluncuran SwitchBlade x908 Generation 3 menunjukkan komitmen Allied Telesis dalam menghadirkan solusi jaringan yang menjawab kebutuhan enterprise dan data center modern. Dengan fokus pada skalabilitas, performa tinggi, dan keandalan, switch ini memberikan fondasi yang solid bagi organisasi yang ingin mendukung pertumbuhan bisnis dan transformasi digital secara berkelanjutan. Di tengah tuntutan teknologi yang terus berkembang, memiliki infrastruktur jaringan yang tepat bukan lagi sekadar pendukung, melainkan bagian penting dari strategi bisnis. SwitchBlade x908 Generation 3 hadir sebagai solusi yang tidak hanya menjawab kebutuhan saat ini, tetapi juga mempersiapkan organisasi untuk masa depan yang semakin digital dan terhubung. Infrastruktur IT yang kuat adalah kunci produktivitas perusahaan. Dengan Allied Telesis Indonesia, merupakan bagian dari PT. iLogo Infralogy Indonesia, yang merupakan mitra terpercaya dalam solusi Infrastruktur IT dan Cybersecurity terbaik di Indonesia. Hubungi kami sekarang atau kunjungi alliedtelesis.ilogoindonesia.id untuk informasi lebih lanjut!

Read More
January 9, 2026January 9, 2026

Allied Telesis OneConnect: Menyatukan, Menyederhanakan, dan Mengotomasi Pengelolaan Jaringan di Era Cloud

Di era digital yang serba cepat ini, jaringan bukan lagi sekadar kumpulan kabel dan perangkat yang terhubung. Jaringan adalah sistem organisasi yang harus cepat, aman, terkelola, dan siap dikembangkan seiring kebutuhan bisnis. Tantangan yang dihadapi tim IT pun semakin kompleks: data tersebar di banyak lokasi, perangkat semakin banyak, dan ekspektasi pengguna terhadap kinerja jaringan semakin tinggi. Menjawab tantangan ini, Allied Telesis memperkenalkan OneConnect — sebuah platform cloud yang dirancang untuk menyatukan, menyederhanakan, dan mengotomasi pengelolaan jaringan secara menyeluruh, dari ujung ke ujung. OneConnect bukan sekadar alat manajemen jaringan biasa. Ini adalah solusi generasi baru yang dirancang untuk organisasi modern yang ingin bergerak cepat tanpa terbebani oleh kompleksitas operasional tradisional. Platform ini membantu perusahaan mengatasi masalah klasik seperti banyaknya alat berbeda, kurangnya visibilitas terhadap jaringan, kesulitan dalam troubleshooting, dan mahalnya biaya pengelolaan. Dengan OneConnect, semua itu bisa dihadapi dengan lebih efisien dan lebih cerdas. Transformasi Pengelolaan Jaringan: Satu Platform untuk Segalanya Hal yang paling menonjol dari OneConnect adalah kemampuannya memberikan tampilan tunggal terpadu untuk semua aspek jaringan — baik itu jaringan kabel, nirkabel, maupun koneksi WAN. Selama ini, tim IT sering kali harus menggunakan beberapa aplikasi berbeda untuk memantau performa, mengelola konfigurasi, dan mendiagnosis masalah. OneConnect mengubah itu semua menjadi satu tampilan konsisten yang mudah digunakan. Dengan tampilan dashboard yang intuitif, tim IT dapat melihat kesehatan jaringan secara real time, memahami pola penggunaan, dan menangkap masalah sebelum berdampak luas. Tidak lagi harus beralih antar alat atau panel yang terpisah — semuanya tersedia dalam satu konsol yang jelas dan mudah dinavigasi. Ini bukan hanya soal kenyamanan, tetapi tentang kecepatan dan ketepatan pengambilan keputusan yang sangat penting di lingkungan bisnis saat ini. Automasi yang Membantu, Bukan Menghambat Salah satu nilai tambah besar dari OneConnect adalah kemampuannya dalam mengotomasi tugas-tugas rutin yang sebelumnya memakan waktu dan rawan kesalahan. Mulai dari zero-touch provisioning hingga konfigurasi otomatis dan pembaruan cerdas, platform ini memungkinkan tim IT mengalokasikan waktu mereka untuk tugas yang lebih strategis, bukan hanya bekerja reaktif terhadap insiden. Bayangkan Anda membuka kantor baru, memasang perangkat jaringan baru, dan ingin semuanya terhubung tanpa harus melakukan konfigurasi manual satu per satu. OneConnect bisa melakukan tugas tersebut secara otomatis melalui orchestration yang dipersonalisasi — membantu mengurangi biaya operasional, mempercepat waktu implementasi, dan mengurangi risiko kesalahan manusia. Kecerdasan Buatan sebagai Asisten 24/7 Dalam teknologi modern, otomatisasi saja tidak cukup; Anda juga butuh kecerdasan untuk membuat otomatisasi itu lebih pintar. Platform ini dilengkapi dengan asisten jaringan berbasis kecerdasan buatan yang berfungsi sebagai panduan virtual yang tersedia 24/7. Asisten AI ini bisa membantu menjawab pertanyaan konfigurasi, memberikan rekomendasi pemecahan masalah, bahkan membantu memprediksi gangguan sebelum mereka terjadi. Bukan hanya itu — asisten ini akan terus berkembang hingga nantinya mampu mengoptimalkan jaringan secara otomatis dan berkelanjutan, tanpa intervensi manual. Ini berarti organisasi tidak hanya mendapatkan alat manajemen, tetapi pendamping cerdas yang membantu setiap langkah operasional jaringan. Manfaat Jelas untuk Berbagai Skala Organisasi OneConnect didesain bukan hanya untuk organisasi besar, tetapi juga untuk bisnis dari berbagai skala. Bagi tim IT internal, platform ini mempercepat troubleshooting, menurunkan biaya total kepemilikan, dan memberikan visibilitas yang tak ternilai. Bagi penyedia layanan terkelola (Managed Service Providers / MSPs), kemampuan multi-tenant memungkinkan mereka mengelola berbagai lingkungan pelanggan dari satu antarmuka — membuka peluang pendapatan berulang melalui layanan cloud yang terkelola. Model lisensi berlangganan yang sederhana dan fleksibel membuat OneConnect mudah diadopsi tanpa kompleksitas kontrak yang sering kali membingungkan. Dengan penetapan harga yang transparan dan siklus pembaruan yang mudah, perusahaan dapat mengukur biaya dengan jelas dan memanfaatkan inovasi terbaru tanpa gangguan besar. Dibangun untuk Kebutuhan Jaringan Masa Depan Arsitektur cloud-native OneConnect memastikan ketersediaan tinggi, skalabilitas global, dan keamanan tingkat tinggi. Dengan kontrol akses berbasis peran (Role-Based Access Control / RBAC), isolasi penyewa (tenant isolation), dan kepatuhan terhadap standar perlindungan data internasional, platform ini memberi jaringan Anda fondasi yang kuat dan aman. Selain itu, OneConnect terus diperbarui secara cloud-native, sehingga fitur baru, peningkatan analitik, dan optimasi AI akan datang secara bertahap tanpa mengganggu operasi Anda. Ini artinya Anda tidak hanya membeli alat hari ini — tetapi mendapatkan inovasi yang terus berkembang sesuai kebutuhan jaringan masa depan. Kesimpulan: Era Baru Pengelolaan Jaringan Telah Dimulai Allied Telesis OneConnect adalah jawaban atas kebutuhan modern akan solusi manajemen jaringan yang lebih sederhana, lebih cepat, lebih cerdas, dan lebih efektif biaya. Tidak ada lagi membuang waktu untuk alat yang terfragmentasi, konfigurasi manual yang memakan waktu, atau troubleshooting yang memusingkan. Dengan platform ini, setiap perusahaan — dari tim IT internal hingga penyedia layanan terkelola — bisa mengoptimalkan jaringan mereka dengan cara yang lebih pintar dan lebih terukur. OneConnect bukan sekadar alat baru, melainkan transformasi cara kita mengelola jaringan di era cloud. Mengadopsi platform ini berarti mengambil langkah maju menuju operasi jaringan yang lebih efisien, less error, dan siap menghadapi masa depan yang terus berkembang. Infrastruktur IT yang kuat adalah kunci produktivitas perusahaan. Dengan Allied Telesis Indonesia, merupakan bagian dari PT. iLogo Infralogy Indonesia, yang merupakan mitra terpercaya dalam solusi Infrastruktur IT dan Cybersecurity terbaik di Indonesia. Hubungi kami sekarang atau kunjungi alliedtelesis.ilogoindonesia.id untuk informasi lebih lanjut!

Read More
  • Previous
  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
  • 5
  • Next

Recent Posts

  • Allied Telesis 2026: Strategi Membangun Network Efisien
  • Allied Telesis 2026: Strategi Network untuk AI, IoT & Wi-Fi 7
  • Allied Telesis 2026: Fondasi Network Aman dan Terkoneksi
  • Allied Telesis PoE: Solusi Infrastruktur Jaringan Efisien
  • Allied Telesis untuk Industrial Networking Industry 4.0

Recent Comments

No comments to show.

Allied Telesis Indonesia adalah bagian dari PT. iLogo Infralogy Indonesia, yang bertindak sebagai partner resmi Allied Telesis. Selain itu, kami juga berperan sebagai penyedia layanan (vendor) sekaligus distributor berbagai produk Infrastruktur IT dan Cybersecurity terbaik di Indonesia.

PT iLogo Indonesia

Sales & Marketing

  • (021) 53660861
  • Jl. Kebon Jeruk Raya Villa Kebon Jeruk Office F1
  • [email protected]

Support Center

  • AKR Tower – 9th Floor Jl. Panjang no. 5, Kebon Jeruk

Copyright © 2024. Allied Telesis Indonesia