Skip to content
  • Home
  • Produk
    • Switches
    • Access Point
    • Security Appliances
    • Network Adapters
    • Network Management
  • Blog
  • Hubungi Kami

Tag: Network Automation

September 28, 2026

Allied Telesis 2026: Fondasi Network Aman dan Terkoneksi

Membangun Fondasi Network yang Aman di Era Digital Ketika berbicara tentang cybersecurity, perhatian perusahaan biasanya langsung tertuju pada firewall, antivirus, atau endpoint protection. Semua aspek keamanan tersebut memang sangat krusial. Namun, ada satu elemen fundamental yang sering terabaikan: infrastruktur network. Memasuki era Allied Telesis 2026, kita menyadari bahwa network bukan sekadar jalur data, melainkan fondasi utama dari keamanan perusahaan. Bayangkan sebuah perusahaan modern dengan ratusan perangkat yang aktif setiap hari. Mulai dari laptop, server, access point, hingga perangkat IoT, semuanya terus bertukar data secara intensif. Jika network tidak memiliki visibilitas, segmentasi, dan manajemen yang baik, perusahaan akan kesulitan memantau aktivitas di dalam infrastrukturnya. Oleh karena itu, di tahun 2026, network harus dirancang agar lebih mudah dikontrol, dimonitor, dan diamankan. Tantangan Konektivitas di Tengah Lonjakan Perangkat Transformasi digital telah memicu lonjakan jumlah perangkat yang terhubung ke dalam jaringan perusahaan. Dahulu, kita mungkin hanya mengelola komputer dan server saja. Sekarang, hampir setiap peralatan operasional membutuhkan akses konektivitas. Sensor IoT, CCTV, sistem access control, hingga gedung pintar (smart building) semuanya menjadi bagian integral dari network. Semakin banyak perangkat yang terhubung, semakin kompleks pula tantangan bagi tim IT. Salah satu solusi cerdas yang dapat diterapkan adalah network segmentation. Dengan segmentasi yang tepat, perangkat atau pengguna tertentu dapat ditempatkan pada segmen jaringan yang sesuai dengan kebutuhan akses mereka. Dengan demikian, network tidak hanya menjadi jalur komunikasi, tetapi juga membantu membangun struktur akses yang jauh lebih terkontrol dan aman. Manajemen Network yang Efisien dengan Otomasi Masalah klasik dalam network enterprise adalah kompleksitas manajemen. Mengelola ribuan perangkat secara manual tentu tidak lagi relevan bagi perusahaan modern. Di sinilah pendekatan Allied Telesis 2026 melalui Autonomous Management Framework Plus (AMF Plus) memberikan solusi nyata. AMF Plus dirancang khusus untuk mempermudah administrator dalam melakukan berbagai aktivitas penting. Mulai dari deployment, backup, recovery, hingga konfigurasi perangkat dapat dilakukan secara otomatis. Dengan otomatisasi, tugas-tugas repetitif yang membosankan dapat diselesaikan dengan lebih cepat. Bagi tim IT, waktu yang dihemat dapat dialokasikan untuk fokus pada kebutuhan infrastruktur yang jauh lebih strategis bagi bisnis. Pentingnya Visibilitas dalam Infrastruktur Modern Network yang baik tidak hanya berjalan tanpa masalah, tetapi juga harus transparan. Tim IT perlu memiliki visibilitas penuh terhadap kondisi jaringan mereka. Perangkat mana saja yang aktif? Apakah ada lonjakan trafik yang mencurigakan? Apakah performa perangkat masih memenuhi standar operasional? Allied Telesis menyediakan platform monitoring yang membantu administrator mengelola infrastruktur secara terpusat, bahkan di lokasi yang tersebar luas. Integrasi Wired dan Wireless Network Saat ini, batasan antara jaringan kabel dan nirkabel semakin memudar. Perusahaan modern sangat bergantung pada konektivitas wireless untuk mendukung operasional harian. Oleh karena itu, kedua komponen ini harus dirancang secara terintegrasi. Portofolio Allied Telesis mencakup switch, access point, router, hingga firewall dalam satu ekosistem yang kohesif. Di sektor wireless, Allied Telesis telah meluncurkan berbagai access point berbasis Wi-Fi 7, seperti model TQ7613-R. Perangkat ini dirancang khusus untuk kebutuhan enterprise dengan kecepatan mencapai 19 Gbps. Integrasi yang solid antara komponen fisik dan perangkat lunak memastikan stabilitas performa jaringan perusahaan Anda. Menjamin Keberlangsungan Bisnis dengan High Availability Bagi perusahaan, downtime bukan sekadar masalah teknis, melainkan ancaman bagi produktivitas dan pendapatan. Oleh karena itu, reliabilitas menjadi faktor pembeda. Allied Telesis menghadirkan teknologi seperti VCStack untuk meningkatkan daya tahan network. Dengan fitur ini, beberapa switch dapat beroperasi sebagai satu unit logis, sehingga risiko kegagalan sistem dapat diminimalisir secara signifikan. Pendekatan ini sangat efektif untuk mengurangi ketergantungan pada satu perangkat tunggal (single point of failure). Dengan infrastruktur yang resilien, perusahaan dapat memastikan operasional bisnis berjalan tanpa gangguan, bahkan ketika terjadi kendala pada komponen tertentu. Kesimpulan: Memandang Network Sebagai Investasi Jangka Panjang Memasuki tahun 2026, kompleksitas kebutuhan digital akan terus berkembang seiring dengan kemajuan AI dan IoT. Membangun network bukan lagi tentang sekadar membeli perangkat keras, tetapi tentang membangun fondasi digital yang handal, dapat dikelola, berskala, dan aman. Allied Telesis menawarkan solusi infrastruktur yang mampu mengikuti dinamika perubahan teknologi. Network yang dirancang dengan tepat akan membantu bisnis Anda tetap produktif dan siap menghadapi tantangan masa depan. Dengan visi yang tepat dan dukungan infrastruktur yang kokoh, perusahaan dapat melangkah lebih jauh dalam transformasi digital mereka. Alliedtelesis Indonesia merupakan bagian dari PT. iLogo Infralogy Indonesia, yang bertindak sebagai partner resmi Alliedtelesis. Selain itu, kami juga berperan sebagai penyedia layanan (vendor) sekaligus distributor berbagai produk Infrastruktur IT dan Cybersecurity terbaik di Indonesia.

Read More
September 16, 2026

Allied Telesis untuk Industrial Networking Industry 4.0

Transformasi Digital melalui Industrial Networking Transformasi digital saat ini tidak hanya terjadi di ruang kantor saja. Di sektor manufaktur, transportasi, hingga smart city, banyak proses operasional bergantung pada teknologi jaringan. Allied Telesis untuk Industrial Networking hadir menjawab kebutuhan infrastruktur yang solid dalam mendukung era Industry 4.0 yang semakin kompleks. Mesin produksi, sensor, IP camera, dan sistem otomasi kini harus berkomunikasi secara real-time. Kondisi ini membuat jaringan memiliki peran lebih besar daripada sekadar menghubungkan perangkat biasa. Infrastruktur jaringan harus mampu bekerja optimal di lingkungan yang menantang dan dinamis. Ketika IT dan OT Mulai Terhubung Perubahan terbesar dalam Industry 4.0 adalah konvergensi antara Information Technology (IT) dan Operational Technology (OT). Sebelumnya, kedua sistem ini berjalan secara terpisah dalam organisasi. Namun, saat perusahaan menerapkan IoT dan analitik data, informasi dari mesin perlu dikirimkan ke sistem IT secara cepat. Tujuannya adalah agar perusahaan bisa mengambil keputusan berbasis data dengan lebih akurat. Namun, integrasi ini menghadirkan tantangan baru pada sisi infrastruktur. Infrastruktur jaringan harus mampu menjaga reliability sekaligus keamanan data yang kritikal. Contohnya, Allied Telesis IE340 Series hadir dengan dukungan terhadap protokol industri seperti PROFINET dan Modbus/TCP untuk mempermudah integrasi IT dan OT. Dirancang untuk Lingkungan yang Tidak Ramah Switch jaringan standar biasanya berada di ruang server dengan suhu terkontrol. Kondisinya sangat berbeda di lantai produksi, warehouse, atau lokasi outdoor lainnya. Perangkat sering kali terpapar debu, suhu ekstrem, hingga getaran tinggi. Allied Telesis IE340 Series hadir sebagai ruggedized Industrial Ethernet switch yang tahan banting. Perangkat ini mendukung suhu operasional ekstrem dari -40°C hingga 75°C. Selain itu, desain fanless dan redundant power input memberikan perlindungan ekstra. Dengan karakteristik tersebut, Anda dapat menempatkan perangkat jaringan lebih dekat dengan sumber operasional. Anda tidak perlu lagi bergantung sepenuhnya pada lingkungan data center yang terbatas. Prioritas Utama: Reliability dan Fast Recovery Dalam dunia industri, gangguan jaringan sedikit saja bisa menghentikan seluruh proses produksi. Jika koneksi antara sensor atau controller terputus, operasional perusahaan bisa lumpuh seketika. Oleh karena itu, Allied Telesis untuk Industrial Networking menekankan desain dengan redundancy dan fast recovery. Seri IE340 mendukung teknologi resilient networking seperti MRP, EPSRing, dan G.8032 ERPS. Teknologi ini mampu memberikan recovery time kurang dari 50 ms. Kecepatan ini sangat penting bagi aplikasi industri yang menuntut konektivitas stabil secara terus-menerus tanpa ada jeda sedikitpun. Efisiensi IoT dengan Power over Ethernet (PoE) IoT menjadi tulang punggung dari Industry 4.0 yang modern. Sensor suhu, kamera keamanan, dan perangkat pemantau lainnya membutuhkan konektivitas dan daya yang konsisten. Mengelola banyak kabel daya tentu akan menambah kompleksitas di lapangan. Solusinya, gunakan switch industrial dengan kemampuan PoE yang mumpuni. Allied Telesis IE340 Series menawarkan PoE+ hingga 30W per port dengan power budget mencapai 240W. Dengan demikian, pemasangan perangkat IoT menjadi lebih ringkas dan hemat biaya kabel. Otomasi Jaringan untuk Skala Industri Seiring bertambahnya perangkat, manajemen jaringan manual tidak lagi efisien. Infrastruktur modern membutuhkan dukungan otomasi serta manajemen terpusat yang canggih. Seri IE340 mendukung Allied Telesis Autonomous Management Framework Plus (AMF Plus). Selain itu, dukungan terhadap standar terbuka seperti NETCONF/RESTCONF memungkinkan integrasi dengan strategi SDN orchestration. Kemampuan ini membantu tim IT mengurangi konfigurasi repetitif. Hasilnya, pengelolaan jaringan menjadi lebih konsisten, cepat, dan minim kesalahan manusia di lapangan. Penerapan Luas di Berbagai Sektor Meskipun sering dikaitkan dengan pabrik, penggunaan industrial networking sangatlah luas. Sektor lain seperti transportasi kereta api, kontrol lalu lintas, dan pengolahan limbah juga sangat membutuhkannya. Tantangan di setiap sektor mungkin berbeda, namun kebutuhan dasarnya sama. Konektivitas harus stabil, tahan cuaca, dan mampu mendukung aplikasi operasional yang intensif. Allied Telesis menyediakan portofolio lengkap dari Layer 2 hingga Layer 3. Dengan berbagai pilihan kecepatan uplink, perusahaan dapat memilih solusi yang paling sesuai dengan skala kebutuhan bisnis mereka. Kesimpulan Industry 4.0 membutuhkan fondasi jaringan yang tangguh. Dengan mengintegrasikan sistem IT dan OT, perusahaan dapat meningkatkan efisiensi operasional secara signifikan. Namun, hal ini memerlukan perangkat yang mampu bertahan di lingkungan keras. Allied Telesis hadir sebagai solusi tepat dengan portofolio yang dirancang khusus untuk kebutuhan industri. Membangun jaringan yang stabil bukan lagi sebuah pilihan, melainkan investasi penting bagi masa depan perusahaan Anda. Alliedtelesis Indonesia merupakan bagian dari PT. iLogo Infralogy Indonesia, yang bertindak sebagai partner resmi Alliedtelesis. Selain itu, kami juga berperan sebagai penyedia layanan (vendor) sekaligus distributor berbagai produk Infrastruktur IT dan Cybersecurity terbaik di Indonesia.

Read More
August 11, 2026

Allied Telesis x980 SONiC: Solusi Open Networking Modern

Memahami Kebutuhan Data Center Modern Kebutuhan infrastruktur data center saat ini terus berkembang sangat pesat. Pertumbuhan cloud computing, artificial intelligence (AI), dan virtualisasi menuntut performa tinggi. Setiap aplikasi bisnis kini membutuhkan akses real-time dengan latensi rendah. Oleh karena itu, infrastruktur jaringan harus mampu menangani traffic yang masif secara efisien. Di sisi lain, perusahaan membutuhkan fleksibilitas operasional yang lebih besar. Model networking tradisional yang sangat bergantung pada ekosistem vendor tertentu seringkali membatasi ruang gerak organisasi. Ketergantungan ini menjadi penghambat utama ketika kebutuhan jaringan berkembang atau berubah secara mendadak. Inilah alasan mengapa konsep open networking semakin menarik perhatian para profesional IT. Salah satu solusi inovatif yang kini hadir adalah dukungan Allied Telesis x980 SONiC. Integrasi ini menawarkan platform Ethernet switching berperforma tinggi dengan fleksibilitas sistem operasi open source. Apa Itu SONiC dalam Ekosistem Jaringan? SONiC (Software for Open Networking in the Cloud) merupakan sistem operasi jaringan berbasis open source. Teknologi ini dirancang khusus untuk memenuhi kebutuhan data center modern. Dengan menggunakan SONiC, organisasi dapat menjalankan perangkat lunak jaringan secara fleksibel pada hardware yang mendukungnya. Pendekatan ini memberikan alternatif nyata terhadap model vendor lock-in. Jika sebelumnya Anda terikat dengan satu produsen untuk hardware dan software, kini Anda mendapatkan kendali lebih besar. Berikut adalah beberapa keuntungan utama mengadopsi sistem ini: Pengelolaan jaringan yang lebih dinamis dan terpusat. Kemudahan dalam mengimplementasikan network automation. Integrasi yang lebih mulus dengan ekosistem IT yang sudah ada. Skalabilitas data center yang jauh lebih mudah diatur. Kebebasan memilih kombinasi hardware dan software terbaik. Keunggulan Allied Telesis x980 Series Allied Telesis x980 Series hadir sebagai solusi high-performance Ethernet switching. Perangkat ini dirancang khusus untuk lingkungan data center yang menuntut keandalan tinggi. Dengan kapabilitas latency rendah, platform ini mendukung berbagai workload modern, termasuk AI dan big data. Ketika platform ini dikombinasikan dengan dukungan SONiC, nilai tambahnya meningkat secara signifikan. Anda tidak hanya mendapatkan perangkat keras yang tangguh, tetapi juga ekosistem perangkat lunak yang terbuka. Hal ini sangat krusial bagi perusahaan yang ingin melakukan transformasi digital secara berkelanjutan. Pentingnya Mengadopsi Open Networking Mengapa banyak perusahaan mulai beralih ke strategi open networking? Jawabannya terletak pada efisiensi dan adaptabilitas. Mari kita bedah alasan utamanya: 1. Fleksibilitas Operasional Open networking memberikan kebebasan bagi tim IT untuk menyesuaikan konfigurasi sesuai kebutuhan spesifik bisnis. Dengan Allied Telesis x980 SONiC, Anda tidak lagi terikat pada batasan fitur bawaan vendor. Anda dapat memodifikasi dan mengoptimalkan fungsi jaringan agar sesuai dengan arsitektur data center Anda. 2. Akselerasi Otomasi Jaringan Data center modern mustahil dikelola secara manual dalam jangka panjang. Otomasi adalah kunci untuk menekan risiko human error. Pendekatan berbasis software seperti SONiC memungkinkan integrasi yang mudah dengan berbagai orchestration tools. Hasilnya, operasional jaringan menjadi jauh lebih konsisten dan stabil. 3. Skalabilitas untuk Masa Depan Pertumbuhan data yang eksponensial membutuhkan infrastruktur yang siap berkembang. Platform x980 menyediakan konektivitas berkecepatan tinggi yang dapat ditingkatkan sesuai kebutuhan. Dengan fondasi open networking, investasi Anda menjadi lebih aman karena sistem dapat beradaptasi dengan teknologi masa depan. Tantangan dan Perencanaan Implementasi Walaupun menawarkan banyak keunggulan, implementasi open networking memerlukan perencanaan yang matang. Anda tidak bisa hanya mengganti sistem operasi tanpa persiapan yang tepat. Beberapa hal yang wajib diperhatikan antara lain: Kompatibilitas hardware dan software secara menyeluruh. Arsitektur jaringan yang mendukung prinsip open source. Peningkatan keahlian (skillset) tim network engineer Anda. Pemilihan framework otomatisasi yang tepat untuk lingkungan Anda. Strategi monitoring dan observabilitas untuk performa real-time. Pastikan seluruh ekosistem bekerja secara sinergis. Dukungan teknis dan manajemen siklus hidup produk tetap menjadi aspek krusial dalam menjaga stabilitas jaringan jangka panjang. Kesimpulan Dunia data center networking sedang bertransformasi ke arah yang lebih terbuka dan dapat diprogram. Allied Telesis x980 SONiC hadir sebagai jembatan bagi organisasi yang ingin menggabungkan hardware berperforma tinggi dengan fleksibilitas sistem operasi open source. Dengan memilih solusi ini, Anda tidak hanya meningkatkan efisiensi operasional, tetapi juga mempersiapkan infrastruktur untuk menghadapi tantangan AI, cloud, dan inovasi masa depan. Jangan biarkan jaringan menjadi penghambat pertumbuhan bisnis Anda. Saatnya beralih ke solusi yang lebih fleksibel dan scalable. Alliedtelesis Indonesia merupakan bagian dari PT. iLogo Infralogy Indonesia, yang bertindak sebagai partner resmi Alliedtelesis. Selain itu, kami juga berperan sebagai penyedia layanan (vendor) sekaligus distributor berbagai produk Infrastruktur IT dan Cybersecurity terbaik di Indonesia.

Read More

Recent Posts

  • Allied Telesis 2026: Strategi Membangun Network Efisien
  • Allied Telesis 2026: Strategi Network untuk AI, IoT & Wi-Fi 7
  • Allied Telesis 2026: Fondasi Network Aman dan Terkoneksi
  • Allied Telesis PoE: Solusi Infrastruktur Jaringan Efisien
  • Allied Telesis untuk Industrial Networking Industry 4.0

Recent Comments

No comments to show.

Allied Telesis Indonesia adalah bagian dari PT. iLogo Infralogy Indonesia, yang bertindak sebagai partner resmi Allied Telesis. Selain itu, kami juga berperan sebagai penyedia layanan (vendor) sekaligus distributor berbagai produk Infrastruktur IT dan Cybersecurity terbaik di Indonesia.

PT iLogo Indonesia

Sales & Marketing

  • (021) 53660861
  • Jl. Kebon Jeruk Raya Villa Kebon Jeruk Office F1
  • [email protected]

Support Center

  • AKR Tower – 9th Floor Jl. Panjang no. 5, Kebon Jeruk

Copyright © 2024. Allied Telesis Indonesia